MANJ. INFORMASI KESEHATAN

Manajemen Informasi Kesehatan (MIK) Terakreditasi B

Adanya tuntutan dari profesi, masyarakat dan semua pihak – yakni agar terciptanya pelayanan kesehatan yang good clinical governance, mengharuskan institusi pelayanan kesehatan seperti Rumah Sakit, dan Lembaga Pelayanan Kesehatan Masyarakat untuk melakukan pembenahan dalam sistem pencatatan, pengolahan dan analisis data medis secara lengkap, akurat, tepat waktu dan terintegrasi dalam pengelolaan data pasien baik yang tertulis maupun terekam tentang identitas, amnesia, penentuan fisik, laboratorium, diagnosa segala pelayanan dan tindakan, medik yang diberikan kepada pasien dan pengobatan baik yang dirawat inap, rawat jalan maupun yang mendapatkan pelayanan gawat darurat, sehingga menghasilkan Sistem Informasi Kesehatan yang terintegrasi dan akurat yang dapat digunakan untuk penyusunan kebijakan, penyusunan program dan penelitian. Jadi, Manajemen Informasi Kesehatan sangat penting karena merupakan administrative, legal, financial, research, and education value.

Bidang Perminatan

  1. Pendidik

  2. Coder

Kompetisi Lulusan

Lulusan Program Studi Manajemen Informasi Kesehatan Universitas Esa Unggul dibekali dengan pengetahuan, kemampuan dan ketrampilan sebagai tenaga profesional dalam mengumpulkan, menganalisis dan mendiseminasi informasi kesehatan, yang cakupan penggunanya meliputi administrator, manajer, pemberi pelayanan kesehatan (provider). Program studi ini menyiapkan lulusannya untuk memasuki lapangan pekerjaan yang menghasilkan ahli manajemen informasi kesehatan dengan keunggulan utama mengelola informasi kesehatan dan melaksanakan coding; ataupun sebagai pendidik di bidang keilmuan rekam medis dan informasi kesehatan.

Manajemen Informatika Kesehatan

Manajemen Informatika Kesehatan

Tujuan Pendidikan

  1. Menghasilkan Ahli Madya Perekam Medis dan Informasi Kesehatan yang profesional dalam bidang pengelolaan rekam medis dan informasi kesehatan.

  2. Menghasilkan karya – karya inovatif dalam menunjang kualitas pelayanan informasi kesehatan.

  3. Menghasilkan lulusan yang memiliki daya saing tinggi dan dapat menjadi acuan bagi pendidkan yang sama.

  4. Menghasilkan lulusan yang peka terhadap masalah dan perkembangan IPTEK di bidang rekam medis dan informasi kesehatan

  5. Menghasilkan lulusan yang trampil dalam menggunakan berbagai peralatan rekam Medis dan Informasi Kesehatan sesuai dengan perkembangan IPTEK .

  6. Menghasilkan lulusan yang mampu mandiri dan siap pakai dalam bidang rekam medis dan informasi kesehatan.

  7. Menghasilkan lulusan yang berjiwa kewirausahaan dan berwawasan global.

Program studi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan (RMIK) Universitas Esa Unggul memiliki komitmen untuk membentuk tenaga-tenaga yang profesional dalam pengumpulan, analisis dan desiminasi informasi kesehatan, yang cakupan penggunanya meliputi administrator, manajer, pemberi pelayanan kesehatan (provider). RMIK Universitas Esa Unggul menghasilkan lulusan yang mampu :

  1. Menghasilkan karya – karya inovatif dalam menunjang kualitas pelayanan informasi kesehatan.

  2. Memahami perkembangan IPTEK di bidang Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

  3. Trampil dalam menggunakan berbagai peralatan terkait manajemen informasi Kesehatan sesuai dengan perkembangan IPTEK

  4. Memiliki jiwa kewirausahaan dan berwawasan global.

Proses Pembelajaran

  1. Masa Orientasi Mahasiswa baru diawali dengan pembekalan softskill (training: ESQ, leadership, entrepreneur, communication, dan self confidence)

  2. Kurikulum 3,5 tahun (7 semester normal, 3 semester pendek)

  3. Progam Bahasa Inggris secara komperehensif (TOEFL & TOEIC)

  4. Kemajuan belajar mahasiswa dievaluasi berdasarkan sistem evaluasi kemajuan belajar yang meliputi ujian tengah semester, ujian akhir, kuis, dan penyelesaian tugas rumah dan praktikum

  5. Pembelajaran berbasis Hybrid Learning (intranet dan internet sebagai alat komunikasi antar dosen dan mahasiswa dalam aplikasi materi ajar, pemberian tugas, dan referensi

  6. Praktikum di Laboratorium dengan fasilitas terbaik

  7. Bimbingan Akademik

  8. Mengadakan Kuliah Umum dan Dosen Tamu dari pakar dan praktisi profesional

  9. Mengadakan Seminar, Lokakarya, Pelatihan dan Diskusi interaktif

  10. Ekstrakulikuler melalui Unit Kegiatan Mahasiswa

  11. Praktek Kerja Lapangan di perusahaan nasional dan multinasional.

Profesi dan Karier Lulusan

Sarjana Rekam Medik dan Informasi Kesehatan dapat bekerja dan berkarir di instansi pemerintah ataupun swasta seperti rumah sakit, klinik, puskesmas ataupun lembaga pendidikan sebagai pengkode diagnosis dan tindakan (clinical coder), manajer unit kerja rekam medik dan informasi kesehatan, pengelola sistem informasi kesehatan; mitra pengembang aplikasi sistem informasi kesehatan dan mitra peneliti.

Karier Lainnya :

  • Manajer Unit Rekam Medis

  • Analisis Sistem Informasi Kesehatan

  • Spesialis Data Klinik

  • Koordinasi Informasi Pasien

  • Pengelola Pusat Data / Informasi Kesehatan

  • Coder diagnoses di pelayanan kesehatan

  • Analis Data untuk kepentingan Asuransi Kesehatan

  • Konsultan Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

  • Konsultan IT bidang Kesehatan

  • Pengelola Sistem Informasi Kesehatan

  • Peneliti

Esa Unggul Career Center

  1. Sebagai lembaga yang membantu membentuk lulusan yang trampil, mahir dan berkepribadian untuk menghadapi tantangan dunia kerja melalui program pelatihan dan pengembangan

  2. Menyediakan informasi peluang kerja bagi mahasiswa dan lulusan UEU di jaringan komunikasi konvensial dan elektronik ( www.esaunggul.ac.id)

  3. Mengelola jaringan komunikasi (networking) antara alumni

  4. Mengembangkan kerjasama dengan lembaga profesi, bisnis, pelayanan kesehatan, industri jasa dan manufaktur dalam rangka penyaluran SDM lulusan UEU

Kerjasama

Memiliki jaringan kerjasama dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat (Tridarma Perguruan Tinggi), serta praktek kerja dan magang mahasiswa, dengan beberapa perguruan tinggi / industri, baik di dalam dan di luar negeri, antara lain: Kementrian Kesehatan, Dinas Kesehatan, BUMN, Lembaga Pelayanan Kesehatan, Puskesmas, Klinik dan Rumah Sakit (pada saat ini telah terjalin kerja sama dengan lebih dari 40 Rumah Sakit Umum, Daerah dan Swasta), organisasi profesi, sosial, kesehatan, dan perusahaan; berbagai perusahaan asuransi.

Mitra Kerjasama dalam Praktek Mahasiswa, Pendidikan Pengajaran, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat Departemen Pemerintah dan BUMN. Depkes RI – Dirjen Bina Kesehatan Masyarakat, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/ Badan Perencanaan Nasional, Lembaga Ilmu Penelitian Indonesia, Dinas Kesehatan Pemprov DKI Jakarta, Pemerintah Prov DKI Jakarta Badan Kesatuan Bangsa, Pemerintah Kabupaten Cianjur Badan Kesatuan Bangsa, Politeknik Kesehatan Jakarta II Jurusan Gizi, Pemerintah Kotamadya Jakarta Barat, Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Cianjur, Purwakarta, Tangerang, Bekasi, dan Poltekes Depkes.

Lembaga Pelayanan Kesehatan, Rumah Sakit Umum, Daerah dan Swast

Hyperkes, RSU Cipto Mangunkusumo, RS FK UKI, Siloam Hosiptal Karawaci, Siloam Hospital Kebon Jeruk, RS Fatmawati, RS Tarakan, RS Islam Cempaka Putih, RS Islam Pondok Kopi, RSU Tangerang, RSU Cibinong, RSUD Tarakan, RSUD Tangerang, RSUD Budhi Asih, RSUD Sumber Waras, RSUD Koja, RSP Pertamina, RS Patria IKKT, RSAB Harapan Kita, RS Harapan Bunda, RS PIK, RS PELNI, RS Siloam, RS Persahabatan, RS Pasar Rebo, RS Atmajaya, RS Medistra, RS Puri Indah, RS Puri Kedoya Mandiri, RS Medika Permata Hijau, RS Juwita Bekasi, RS Paramita Tangerang, RS Global Medika Tangerang, RS Bersalin Avisena, RS Mitra Asih, RS Pantai Indah Kapuk, RS Islam Pondok Kopi, RSPAD, RS Angkatan Laut, RSJ Soeharto Herjan, RS Hasan Sadikin Bandung, Yayasan Jantung Harapan Kita, RSIA Keluarga Kita Tangerang, dan Puskesmas (Jaktim, Jakpus, Jakbar, Jaksel, dan Jakut).

Organisasi Profesi, Sosial, Kesehatan, dan Perusahaan

Asosiasi Institusi Perguruan Tinggi Kesehatan Masyarakat Indonesia (AIPTKMI), Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), Ikatan Mahasiswa Ilmu Keperawatan Indonesia, Asosiasi Ilmu Pendidikan Gizi Indonesia, Persatuan Ahli Gizi Indonesia, PT. Enzym, PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia, PT. Krakatau Medika, PT.Yakult Indonesia, PT. Aero Catering, Puspa Catering, LP Cipinang, Badan Narkotika Nasional, Palang Merah Indonesia, Sampoerna Foundation, Tbk, John Bloomberg Hopkins Institute, Positive Deviance Resources Centre, Danone Nutrition Institute, Badan POM RI, dan World Health Organization. Academic Partners

Fasilitas

Untuk menunjang proses pembelajaran dan menghasilkan lulusan yang berdaya saing tinggi, telah tersedia beberapa fasilitas laboratorium seperti:

  • Laboratorium Kimia

  • Laboratorium Rekam Medis

  • Laboratorium Kesehatan dan Keselamatan Kerja

  • Laboratorium Perancangan Kerja dan Ergonomi

  • Laboratorium Kuliner

  • Laboratorium Bio Kimia

  • Laboratorium Keperawatan Dasar

  • Laboratorium Keperawatan Medikal Bedah

  • Laboratorium Anak dan Maternitas

  • Laboratorium Jiwa dan Komunitas

  • Laboratorium Home Care.

  • Laboratorium Komputer

Ruang Kuliah multimedia Laboratorium komputer

Laboratorium Rekam Medis

Laboratorium Keperawatan Medikal Bedah

Laboratorium Gizi Kuliner

Laboratorium Anak dan Maternitas

Perpustakaan

Buku Teks

  1. Analisis Data Penelitian Dengan Statistik, Iqbal Hasan, PT Bumi Aksara, 2005

  2. Anatomi dan Fisiologi untuk Paramedis, Evelyn c Pearce, Gramedia, 2006

  3. Anatomi Fisiologi untuk Siswa Perawat Syaifuddin, EGC, 2006

  4. Anatomi sistem reproduksi Santoso Gunardi, UI, 2007

  5. Aplikasi Klinis Patofisiologi Pemeriksaan dan Manajemen , Valentina L. Brashers, EGC, 2007

  6. Aromatherapy, 2007

  7. Atlas Berwarna & Teks Anatomi Manusia Sistem Lokomotor, Werne, 2007

  8. Basic Healthcare Statistics for health information Management profesional, Karen,Cs, AHIMA , 2006

  9. Buku saku mengenal penyakit melalui hasil pemeriksaan laboratorium, AY. Sutedjo, Amara Books, 2008

  10. Dasar-dasar Metodologi Penelitian Kedokteran dan Kesehatan, Ahmad Watik Praktiknya, Raja Grafindo Persada, 2007

  11. Easy Guide to clinical Practice Improvement, a guide for healthcare professional, 2nd edition, NSW Health, 2006

  12. Efisiensi Pengelolaan Rumah Sakit, Soejadi, 2005

  13. Essential of Hospital Risk Management . Barbara J. Youngberg, Aspen Publ., 2007

  14. Etika dan hukum kesehatan, Alexandra Indriyanti Dewi, Pustaka Book Publisher, 2008

  15. Flu Burung : aspek klinis dan epidemiologis, S. Tamher Noorkasiani, Salemba Medika, 2008

  16. Fundamentals Of International Business Management, Steven Globerman, Prentice Hall, 2005

  17. Gaya Hidup Sehat, R Wulan S.UGM, 2006

  18. Hospital Cocts And Health Insurance , Martin Feldstein, Harvard University Press, 2008

  19. How to prepare for the toefl test of english as a foreign language with cd-rom, pamela j. sharped, bina rupa aksara, 2008

  20. Ilmu Kesehatan Masyarakat , Prinsip- prinsip dasara, Soekidjo Notoatmodjo, 2005

  21. Kamus Kedokteran, Ahmad Ramali Pamoentjak, Djambatan, 2005

  22. Kesehatan masyarakat : ilmu & seni, Soekidjo Notoatmodjo, Rineka Cipta, 2006

  23. Kewirausahaan Teori dan Praktek”, Amin Widjaja Tunggal, Harvarindo, 2007

  24. Manajemen pelayanan rumah sakit berbasis sistem infomasi, H. Boy S. Sabarguna, Konsorsium RS. Islam Jateng-DIY, 2005

  25. Manajemen Risiko: konsep, kasus, Implementasi, Hinsa Siahaan, 2007

  26. Manajemen rumah sakit berbasis komputer : mencakup aspek pemasaran dan manajemen keuangan. Johar Arifin,Heru Adi Prasetya, 2006

  27. Medical terminology for health prefessions, Ann Ehrlich, Thomson Delmar Learning, 2005

  28. Merangkai hospitals bylaws, J. Guwandi,FK UI, 2005

  29. Metode numerik dan algoritma komputasi, Achmad basuki Nana Ramadijanti, Andi, 2005

  30. Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan Sugiyono,Alfabeta, 2005

  31. Obstetri Patologi, Universitas Padjadjaran Bandung,UNPAD, 2008

  32. Panduan Nasional Keselamatan Pasien Rumah sakit ( Patient safety) , KKPRS- Depkes, edisi 2, 2008

  33. Patologi untuk mahasiswa keperawatan, Sayuti Tamher Heryati, Trans Info Media, 2008

  34. Pedoman manajemen informasi kesehatan di sarana pelayanan kesehatan,Gemala R hata, UI Press, 2008

  35. Pedoman Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien ( Patient Safety Incident Report ) edisi 2, Depkes- KKPRS, 2008

  36. Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia”, PN Balai Pustaka, 2005

  37. Penuntun laboratorium klinik, R. Gandasoebrata, Dian Rakyat, 2005

  38. Standar Pelayanan Minimal Rumah sakit , Depkes, 2007

  39. Statistik kesehatan, Luknis Sabri, Raja Grafindo Persada, 2007

  40. Teknik Sampling: teori dan praktik dengan menggunakan SPSS15, Umi Narimawati, Gava Media., 2008

  41. The Art Of Smart Communicating, Bert Decker, Image Press, 2008

  42. The Language OF Medicine, Davi – Ellen Chabner, W.B Saunders, 2007

E-Journal

  1. Adjuvants in H1N1 vaccine provoke row in Germany. Ned Stafford. British Medical Journal (International edition). London: Oct 24, 2009.

  2. Advanced dementia is a terminal illness. Alison Tonks. British Medical Journal (International edition). London: Oct 24, 2009.

  3. Analysis of continuous data from small samples. J Martin Bland, Douglas G Altman. British Medical. Journal (International edition). London: Oct 24, 2009.

  4. Authorities must plan for a surge in critical illness caused by swine flu. Alison Tonks. British Medical Journal (International edition). London: Oct 24, 2009.

  5. Drug Ingestions in Children 10-14 Years Old: An Old Problem Revisited. Wendy Pomerantz, Michael Gittelman, Sarah Farris, Lauren Frey. Suicide Life – Threatening Behavior. New York: Aug 2009.

  6. Induction of labour versus expectant monitoring for gestational hypertension or mild pre-eclampsia after 36 weeks’ gestation (HYPITAT): a multicentre, open-label randomised controlled trial Corine M Koopmans, Denise Bijlenga, Henk Groen, Sylvia M C Vijgen, et al. The Lancet. London: Sep 19-Sep 25, 2009.

  7. Paracetamol weakens children’s responses to vaccinations. Alison Tonks. British Medical Journal (International edition). London: Oct 24, 2009.

  8. Public health messages that invoke disgust are most effective for men. Zosia Kmietowicz. British Medical Journal (International edition). London: Oct 24, 2009.

  9. Reliability of patient responses in pay for performance schemes: analysis of national General Practitioner Patient Survey data in England. Martin Roland, Marc Elliott, Georgios Lyratzopoulos, Josephine Barbiere, et al. British Medical Journal (International edition). London: Oct 24, 2009.

  10. Should we screen low risk patients for meticillin resistant Staphylococcus aureus?. Michael Millar. British Medical Journal (International edition). London: Oct 24, 2009.

  11. Smoking bans cut deaths among passive smokers, report says. Bob Roehr. British Medical Journal (International edition). London: Oct 24, 2009.

Makalah Nasional

  1. Development of (ICT)”Fatma Rossa, UIEU. 2009

  2. Format Rekam Kesehatan,di RSIJ Pondok Kopi pada Problem Oriented Medical Rekord,Martina Saputra,UIEU. 2009

  3. Grafik Barber Johnson,Jumilah. UIEU. 2009

  4. Manajemen Unit Rekam Medis dan Studi Kemasalahan di RS Husada Jakarta ,Ashoka Army Dkk.UIEU. 2009

  5. Observasi Problem Orented Medikal Rekord,di RSUPN,Mangun Kusumo,Nuryana Handayani Dkk, UIEU.

  6. Pengornanisasian, Personalia Unit Rekam Medis ,Aspek Hukum Rekam Medis,Statistik dan Sistem Pelaporan pada Pelayanan Kesehatan Serta Sistem Pembayaran,Jasa Pelayanan Kesehatan ,di RS Prikasih, Indri Wahyunim Dkk.UIEU. 2009

  7. Quality Management System(ISO 9001 Versi 2000,Ermila Kusnia. UIEU. 2009

  8. Rekam Medis dan SIMRS,Setyawati. UIEU. 2009

  9. Sejarah Perkembangan Alur ,Prosedur,Pelayaan Rekam Medis ,dan Prosedur Pelayanan Terkait dengan Rekam Medis, di RS.Patria IKKT,Ferlina Mauren Dkk,UIEU. 2009

  10. Sejarah Perkembangan Alur Prosedur Pelayanan Rekam Medis Dasar Serta Sistem Pengelolaan Rekam Medis dan Prosedur Pelayanan Terkait dengan Rekam medis di RS .Satya Negara Jakarta Utara.M Deny Alphaphonda Dkk.UIEU. 2009

  11. Sistem Case –Mix, Neni Herliani. UIEU. 2009

  12. Sistem Pengelolaan Rekam medis dan Prosedur Pelayanan Terkait dengan Rekam Medis di RS Permata Hijau,Citrawati Dkk. 2009

Kurikulum Program Studi Manajemen Informasi Kesehatan

Dosen Pengajar

  1. Bambang M, Skom, Mkom

  2. Basuki Nugroho,SE MM

  3. Bintarti Noviana

  4. Dharmadi Tunggono, SKM

  5. Dr. Bintarti N, MM

  6. Dr. Eko Rahajeng, SKM, Mepid

  7. Dr. Rokiah Kusumapradja, SKM, MHA

  8. Dr. Syamsi Yakobalis, SpB

  9. Dr. Yusuf Rinto Wahjudi, MARS

  10. Drg. sarimawar

  11. Drs. Budi Martono

  12. Drs. Djoko Tjahyono, MPH

  13. Drs. IGK. Wijasa, MARS

  14. Drs. Mulyo Wiharto, MHA, MM

  15. Frieda Toruan, S.PSi, MSc

  16. Hosizah, SKM, MKM

  17. Intan Silviana Mustikawati, SKM, MPH

  18. Ir. Djoko Dewanto, MM

  19. Kundang Karsono., S.Kom., M.Kom

  20. Lily Wijaya, SKM., MM

  21. Mayang Anggraini

  22. Pipit Lindasari ,Ssit, MIK

  23. Riya Widayanti, S.Kom, MMSI

  24. Rudy Kristianto, SE,Mkes

  25. Siswati, SKM, MKM

  26. Soedijono, M.kes

  27. Sri Redjeki, SH, MARS

  28. Tri Rini Puji Lestari , SKM, MKM

  29. Tuti Sri Widayati, S.Ars, Mmik

  30. Yati Maryati, SKM